Agenda
Lihat semua agenda
Multimedia
Slide Kegiatan
  • Workshop Pustakawan (SIF)
     
  • Pembangunan Gedung Arsip
     
  • Peresmian Gedung Perpustakaan Umum Daerah Provinsi Jawa Barat oleh Gubernur Ahmad Heryawan
     
  • Rakornas SIKN-JIKN
     
  • Penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1434 H/ 2013 M
     
Lihat semua album
Ragam Informasi

Memaknai Hijrah dengan Menjadi Orang Tua Baru

Tulisan berikut adalah resensi dari Talkshow Parenting dengan tema “Refleksi Hijrah : Menjadi Orangtua Selengkapnya...

Lihat Informasi Lainnya
Statistik
2 0 4 4 5 2
Pengunjung hari ini : 137
Total pengunjung : 15795
Hits hari ini : 401
Total Hits : 204452
Pencarian

Kata kunci

Support Center

PROFIL KEARSIPAN

PROFIL KEARSIPAN

diperbaharui per Senin,19 Agustus 2013 oleh Admin istrator

Sejarah Singkat Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat

Sejarah lembaga kearsipan daerah diawali dengan penetapan Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Barat No. 29 Tahun 1990 pada tanggal 4 Mei 1990 tentang pembentukan organisasi dan tata kerja Kantor Arsip Daerah Provinsi Jawa Barat.
Berdasarkan izin prinsip dari Gubernur pada tanggal 7 Juni 1990 Nomor 011/1856/Ortak (sekarang Undang-undang Republik Indonesia No.43 Tahun 2009) dengan tembusan kepada Arsip Nasional Republik Indonesia untuk mendapatkan rekomendasi. Berdasarkan Kepmendagri No.4 Tahun 1991 tentang Pedoman Pembentukan KAD Provinsi Jawa Barat tentang :

  •  Pembentukan Kantor Arsip Daerah Provinsi Daerah Tingkat I Jawa Barat ;
  •  SOTK Kantor Arsip Daerah Tingkat I Jawa Barat.    

Pada tanggal 23 Desember 1992 Kantor Arsip Daerah diresmikan oleh Wakil Gubernur bidang Pemerintahan dan Kesra HMA berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat No. 2 tahun 1991 dan No. 3 tahun 1991 tentang Pembentukan Kantor Arsip Daerah Provinsi Jawa Barat serta disahkan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 20 tahun 1992 tanggal 12 februari 2004
Ibu Eha Djulaeha K, SH. dilantik sebagai Kepala Kantor Arsip Daerah dan 248 orang pejabat fungsional Arsiparis se-Jawa Barat. Pada tahun 1994 dilaksanakan peletakan batu pertama untuk pembangunan gedung Kantor Arsip Daerah Provinsi Jawa Barat di Jl. Kawaluyaan Soekarno- Hatta Bandung oleh Hj. Djudju Djuaenah, SH. sebagai Kepala KAD menggantikan Ibu Eha Djulaeha K, SH.
Pada tanggal 19 Agustus 1998 Gedung Kantor Arsip Daerah yang beralamt di Jalan Kawaluyaan II No.4 Soekarno Hatta diresmikan oleh Gubernur KDH Provinsi Daerah Tingkat I Jawa Barat. Sebagai dampak dari diberlakukann UU No. 22 tahun 1999 tentang Otonomi Daerah dan Undang – Undang nomor 25 Tahun 1999 tentang pertimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah, maka lembaga kearsipan pun mengalami perubahan, hal ini bisa dilihat dengan berlakunnya Peraturan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 06 tahu 2002 tanggal 12 April 2002 tentang perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat. Pemberlakuan Perda Nomor 06 Tahun2002 ini membawa dampak perubahan pada lembaga kearsipan dimana Kantor Arsip Daerah Provinsi Jawa Barat berubah menjadi Badan Kearsipan Daerah (BASIPDA) Provinsi Jawa Barat sehingga eseloneringnya pun berubah dari eselon III menjadi eselon II.
Sebagai Kepala BASIPDA yang pertama diangkat HJ. Tutty Mariati, SH. Beliau sebelumnya adalah Kepala Biro Umum Setda Provinsi Jawa Barat. Badan Kearsipan Daerah berubah menjadi Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (BAPUSIPDA) berdasarkan PERDA Provinsi Jawa Barat No. 22 tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Lembaga dan Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Barat. BAPUSIPDA memiliki 2 kantor yang terletak di Jl. Soekarno Hatta No. 629 Bandung dan Jalan Kawaluyaan Indah II no. 4 Soekarno Hatta. Kepala BAPUSIPDA pertama adalah Bapak Drs. Dedi Junaedi, M.Si. Selanjutnya pada tahun 2011, Drs. Dedi Junaedi, M.Si. digantikan oleh Ibu Hj. Enny Heryani Ratnasari Soebari, S.H., C.N. setelah sebelumnya jabatan tersebut sempat diisi oleh Plt Kepala Badan Bapak H. Aip Rivai, S.H., M.Si. selama 3 bulan.

ARSIP DAN KEARSIPAN

 Arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara, pemerintahan daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan, dan perseorangan dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Kearsipan adalah hal-hal yang berkenaan dengan arsip.

FUNGSI ARSIP 

  • Tulang punggung manajemen pemerintahan dan pembangunan.
  • Bukti akuntabilitas kinerja organisasi dan aparatur.
  • Bukti sah di pengadilan.
  • Mendukung proses pengambilan keputusan.
  • Menunjang proses perencanaan.
  • Mendukung pengawasan.
  • Sebagai alat pembuktian.
  • Memori perusahaan.
  • Arsip untuk kepentingan politik dan ekonomi.
  • Memori kolektif bangsa.    

PENGELOLAAN ARSIP STATIS

  • Akuisisi arsip statis
  • Pengolahan arsip statis
  • Preservasi arsip statis
  • Akses arsip statis

PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS

  • Penciptaan arsip
  • Penggunaan dan pemeliharaan arsip
  • Penyusutan arsip

JENIS ARSIP

  • Arsip tekstual/arsip kertas/arsip konvensional
  • Arsip media baru : 

           a. Arsip gambar
           b. Arsip Citra Bergerak
           c. Arsip Rekaman Suara

  • Arsip Komputer/arsip elektronik
  • Arsip Kartografik dan Kearsitekturan

KOLEKSI ARSIP DINAMIS IN-AKTIF

  • Arsip Keuangan      = 29.945 Boks
  • Arsip Kepegawaian  = 6.855 Boks
  • Arsip Vital              = 4.300 Boks
  • Arsip Dibale            = 13.900 Boks
KOLEKSI ARSIP STATIS
  • Arsip Tekstual             = 10.146 Boks
  • Arsip Media Baru 
         a. Arsip Foto Positif    = 279.046 Lembar
         b. Arsip Foto Negatif   = 138.977 Ekspose
         c. Reel Film               = 157 Buah
         d. Video Betamax       = 364 Buah
         e. Video BHS              = 48 Buah
         f. Kaset C.60 / C.90    = 724 Buah
  • Arsip Kartograf / Kearsitekturan
         a. Boks                      = 724 Buah
         b. Lembar                   = 56 Lembar
         c. Jilid                         = 206 Jilid

DATA PEGAWAI

Jumlah seluruh pegawai Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat sebanyak 157 orang, terdiri dari :

  • Pejabat Struktural               = 10 Orang
  • Pejabat Fungsional Arsiparis  = 12 Orang
  • Fungsional Umum                 = 116 Orang
  • Keamanan Dalam                 = 6 Orang
  • Cleaning Service                  = 11 Orang